Pemda akan Bentuk Tim Terpadu BBM, Penyalur dan Agen Berjasa Bagi Kita

Telukbintunikab.go.id-Bintuni,BM — Menyikapi sering terjadinya kelangkaan Bahan Bakar Minyak(BBM) di Teluk Bintuni, maka Pemerintah Daerah Kabupaten Teluk Bintuni akan membentuk tim terpadu pengawasan BBM.

Keseriusan pemerintah daerah ini terlihat saat pertemuan antara agen, penyalur, pengecer, dan TNI POLRI di aula Sasana Karya kantor Bupati belum lama ini. Hadir juga dalam pertemuan tersebut Wakil Bupati, Sekda, DPRD, Perusda dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah.

Bupati Teluk Bintuni, Ir.Petrus Kasihiw.MT dalam arahanya mengatakan, dengan pertemuan ini maka Pemda akan membentuk tim terpadu pengawasan Bahan Bakar Minyak(BBM) di Bintuni.

“Tim ini akan diisi oleh Prindakop, TNI,Polres, Kejaksaan dan LMA. Ini harus dilakukan pemantauan karena permasalahan BBM sangat meresahkan masyarakat,”.

Berikut juga, Perusda akan membangun SPBU dispenser agar menstabilkan harga dan bisa mengatasi kelangkaan BBM. SPBU ini akan dibuka dari pagi sampai malam nantinya.

Lebih lanjut menurut Bupati, SPBU, Agen dan penyalur juga harus menyampaikan berapa banyak setiap BBM yang masuk di Bintuni kepada Dinas Prindakop. Mereka juga harus menyampaikan saat BBM langkah agar pemerintah bisa menjelaskan bahwa, kelangkaan dan harga BBM naik karena alasan kapal pemuat BBM belum masuk dan lain sebagainya.

Nah, terkait dengan ada beberapa agen atau penyalur yang berhadapan dengan masalah hukum, Pemda akan membantu lewat lawyer/pengacara secara gratis, karena sese-orang kalau berhadapan dengan penegak hukum biasanya takut,”ungkap Bupati.

Namun saya menghimbau kepada para agen, penyalur untuk mematuhi aturan yang ada. Salah satu contoh menurut Bupati, kalau BBM harga subsidi, jangan dijual dengan harga industry, itu sama sekali tidak diperkenankan

Pemda tetap mendukung upaya pengembangan ekonomi dari sector BBM. Jadi, para penyalur dan pengecer juga sangat berjasa bagi kita, dimana, saat malam SPBU tutup atau antrei yang panjang maka salah satu solusi untuk mengisi BBM di kendaraan adalah para pengecer,”(Humas&Protokoler)