Besok,Pemda,Agen,Pengecer dan TNI POLRI Lakukan Pertemuan Bahas BBM di Bintuni

Telukbintunikab.go.id-Di langsir dari Bintuni,BM — akhir akhir ini persoalan Bahan Bakar Minyak(BBM)sangat meresahkan masyarakat,sehingga masyarakat bertanya langkah apa yang diambil pemerintah dalam menjawab hal ini.

Memang secara mutlak kami tidak memiliki kewenangan untuk mengaturnya, karena masalah BBM inikan di atur oleh Pertamina. Namun tugas kami adalah menjamin ketersediaan dan harga,”tegas Bupati Teluk Bintuni,Ir.Petrus Kasihiw.MT kepada BM diruang kerjanya, Selasa(30/7/2019)

Lanjut Bupati, apalagi akhir akhir ini harga BBM sudah melambung tinggi. Nah, yang menjadi persoalan adalah kalau BBM ada masyarakat siap membeli, namun inikan langkah atau tidak ada.

Dan yang menjadi pertanyaan juga adalah, kadang kadang ada BBM di pengecer(pinggir jalan) tetapi penyalur dan agen tidak ada. Sehingga yang menjadi pertanyaan dari mana para pengecer mendapatkan BBM tersebut.

Dari infiormasi yang kami dapatkan, kalau bertanya di penyalur dan agen,jawaban mereka adalah BBM tidak ada, sehingga beberapa waktu lalu saya sudah panggil Kabid Perdagangan untuk mempertanyakan hal itu.

Dan sesuai laporan dari Kabid Perdagangan bahwa, ada oknum oknum yang menjual BBM, bahkan mereka menangkap langsung saat okunum oknum tersebut memuat BBM. Hal inikan sudah sangat meresahkan, apalagi masyarakat sudah bertanya dimana peran Pemerintah, sehingga besok kami akan melakukan pertemuan,”ujar Bupati

Nah, dalam pertemuan besok nanti kata Bupati, akan melibatkan DPRD, penyalur, agen dan TNI POLRI. Sehingga dalam pertemuan nanti ada data atau informasi terkait penyalagunaan BBM maka akan di proses hukum karena ini sudah sangat meresahkan masyarakat.

Sangat disayangkan juga karena Pemda Bintuni melalui Perusda belum mampu memenuhi ketersedian BBM. Namun sampai Perusda sudah bisa maka kita siap bersaing harga dengan mereka.

Ditambahkan Bupati, saat ini kita dilimatis, artinya agen belum bisa di kontrol dengan baik, kita hanya pada tahap mengeluarkan ijin dan setelah itu tidak melakukan pemantauan dengan baik, mungkin itu juga merupakan satu kelemahan dari Pemda.

Namun selanjutnya akan dilakukan pemantauan secara berkala terhadap BBM. Sehingga besok saat pertemuan nanti harus ada kesepakatan bersama, disitu akan ditandatangani manamjemen BBM di Bintuni, dimana kira kira siapa saja yang akan melakukan pemantaun, dan kalau ada pelangaran, kira kira apa sanksinya,”tegas Bupati(Humas&Protokoler)