Bupati Tutup Pelatihan Keterampilan Kayu, Batu dan Sekretariatan Adm Perkantoran

Telukbintunikab.go.id-Dilangsir dari Bintuni,BM — Bupati Teluk Bintuni, Ir.Petrus Kasihiw.MT didampingi Wakil Bupati, Matret Kokop,SH Menutup Pelatihan Keterampilan Kayu, Batu dan Sekretariatan Administrasi Perkantoran di Balai Latihan Kerja(BLK) Aranday Distrik Tomu, Selasa(17/12/2019).

BLK Aranday didirikan tahun 2007 dan sudah menghasilkan 360 tenaga terampil dibidangnya.Pelatihan di tahun 2019 ini merupakan angkatan ke-XIV dengan jumlah peserta 30 orang.

Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Teluk Bintuni, DR. Drs. H Jamaluddin Iribaram, M.Si saat menyampaikan sambutanya mengatakan, kedepan akan dibuat konsep terkait penambahan gedung workshop pendidikan dan pelatihan dalam rangka menyambut train 3 dan pabrik pupuk di Onar

Sehingga mulai dari sekarang harus menyiapkan Sumber Daya Manusia(SDM)yang unggul dibidangnya masing masing,”ujar Jamaluddin Iribaram

Lebih lanjut dikatakan, Gedung BLK ini baru 70 persen, dimana belum ada perumahan untuk Direktur, Sekretaris, pegawai serta gedung Workshop. Kedepan mungkin bisa diperhatikan hal hal yang masih kurang. Sedangkan instruktur yang ada di BLK ini memiliki kuaifikasi internasional.

Hal yang sama juga dikatakan Bupati, menurutnya, kalau ingin bersaing harus memiliki ilmu, keterampilan. Maka Sumber Daya Manusia(SDM) sangat penting dalam erah saat ini.

Sehingga apa yang diprogramkan Kepala Dinas Tenaga Kerja setiap tahun sangat bagus, namun kedepan pelatihan yang lebih berfariasi lagi, seperti pelatihan instruktur dan lain lain.

Selama ini kita selalu dilatih orang, setelah selesai, tidak pernah menyiapkan lapangan kerja. Untuk itu, saya sudah mendengarkan aspirasi dari peserta dan akan menjadi perhatian kami

Tempat ini sudah menjadi komitmen kami bahwa, BLK akan segera dibentuk menjadi UPTD, sehingga serius mengelola tempat ini. Akan segera dikeluarkan SK Bupati tentang UPTD di bawah Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja.

BLK merupakan asset kita sehingga kedepan akan diperbaiki sarana dan prasarana yang ada disini. Mulai dari sekarang harus mempersiapkan SDM, kalau terlambat, maka jadi penonton karena orang lain akan masuk di Bintuni.

Ditambahkan Bupati, setelah selesai pelatihan, peserta harus pulang membawah peralatan. Untuk itu, pemerintah akan membantu peralatan bagi para peserta yang mengikuti pelatihan, sehingga nantinya apa saja yang dibutuhkan oleh peserta nanti disampikan lewat Kepala Dinas agar pemerintah menyiapkanya,”tutup Bupati(Humas&Protokoler)