Tiga Tahun Anggaran, LNG Tangguh Belum Menyetor PAD Listrik Non PLN Sebesar 9,2 Miliar

Telukbintunikab.go id-Dilangsir dari Bintuni,BM — Bupati Teluk Bintuni,Ir.Petrus Kasihiw.MT menegaskan,”ada sejumlah infestasi besar seperti LNg Tangguh dan Genting Oil sampai saat ini belum menyetor kewajibanya kepada Pemerintah Daerah berupa Pendapatan Asli Daerah(PAD).

Selama ini Listrik non PLN merupakan suatu potensi PAD di Teluk Bintuni, namun sangat disayangkan dari tahun anggaran 2017 — 2019 ini, LNG Tangguh belum menyetor hak haknya. Kami tidak tau alasanya apa, mungkin data dan lain lain tetapi staf di Dispenda sudah melakukan tiga kali koordinasi tetapi belum ada hasil

Untuk itu saya tegaskan,”LNG Tangguh harus mematuhinya karena ini merupakan hak daerah yang harus diterima, kalau ada persoalan data, bisa dikoordinasikan. Penegasan yang sama juga kepada SKK Migas untuk membantu kami agar hak pemerintah daerah diserahkan. Surat sudah diserahkan ke SKK Migas, apalagi nilainya cukup besar yakni, 9, 2 miliar.

Kami berharap kewajiban mereka berupa PAD harus sudah masuk di tahun 2019, tidak boleh lewat dari tahun 2019. Masyarakat masih membutuhkan sentuhan Pembangunan, apalagi kami ditugaskan oleh DPRD untuk mencari PAD murni. Sekali lagi saya minta LNG Tangguh segera membayar PAD kepada Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni di tahun ini (2019-red).

Ketika ditanya apakah ada unsur kesengajaan?, tetapi menurut Bupati, bukan kesengajaan akan tetapi belum ada hal hal yang tidak transparan, seharusnya mereka transparan kenapa sampai tiga tahun anggaran PAD belum disetor.

“Kita menungu infestasi jalan tetapi infestasi juga harus membantu pemerintah daerah, jangan mau dilayani tetapi tidak memperhatikan kewajibanya, itu adalah kewajiban dia karena ada Perda dan Peraturan Menteri yang mengatur terkait hak hak pemerintah daerah.

Seandainya ini tidak dilaksanakan kita akan tuntut, dan menurunkan pengawasan.Karena ini merupakan hak daerah yang harus dijalankan oleh pihak perusahaan,”ujar Bupati(Humas&Protokoler)