Bupati Berharap Pura Bhuana Shanthi Dijadikan Sebagai Benteng Moral dan Kekuatan Pada Sang Hyang Widhi Wasa

Telukbintunikab.go.id-Dilangsir dari Bintuni,BM — Bupati Teluk Bintuni, Ir.Petrus Kasihiw.MT mengatakan, beberapa waktu terkahir saat melintasi depan Pura ini, ada rasa kagum kepada bangunan Pura yang tampak megah dan agung ini.

Ini semuanya tidak terlepas dari pemahaman umat Hindu terhadap keyakinanya yang tercermin dalam konsep bangunan Pura Bhuana Shanthi ini,”ujar Bupati saat memberikan sambutanya pada acara peresmian Pura Bhuana Shanthi, di SP 4 Distrik Manimeri, Sabtu (12/10/2019).

Pura kata Bupati, merupakan cermin dari pengertian alam yang dimanifestasikan sebagai sesuatu keseimbangan hubungan antara manusia dengan manusia, manusia dengan alam dan manusia dengan Sang Hyang Widhi Wasa agar kebahagiaan dapat tercapai bagi segenap makhluk.

Untuk pemenuhan cita cita mulia dalam menghadirkan kebahagiaan bagi makhluk inilah, saya memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh panitia Pembangunan Pura Bhuana Shanthi yang telah menginisasi dan bekerja keras untuk mengeksekusi Pembangunan hingga terselesaikanya bangunan Pura yang begitu indah ini. Purah ini terselesaikan juga berkat kerjasama antara seluruh Pengurus PHDI dan Umat Hindu Kabupaten Teluk Bintuni yang selalu bersinergi dengan panitia hingga Pura dapat diresmikan hari ini.

Dalam kepercayaan umat Hindu, Pura harus dibangun di alam seperti, di tepi pantai, danau, mata air, dan bukit, karena dipercaya sebagai siklus awal proses kehidupan.

Sementara di Teluk Bintuni, Pura Bhuana Santhi terletak di jalan dan dekat dengan pemukiman warga. Namun, saya meyakini bahwa, hal ini tidak melunturkan hakikat dasar Pura sebagai tempat persembahyangan melainkan melalui keberadaan Pura diharapkan dapat terus terbina kerukunan dan keharmonisan umat Hindu dengan umat beragama lainya di Teluk Bintuni sehingga social kemasyarakatan yang rukun dapat terus terpelihara.

Besar harapan saya, dengan adanya Pura ini, umat Hindu dapat terus melakukan kegiatan keagamaan dan dapat memaksimalkan fungsinya sebagai tempat peribadatan.

Sejalan dengan itu, saya berharap, Pura Bhuana Shanthi ini, dapat dijadikan sebagai banteng moral untuk memohon kekuatan kepada Sang Hyang Widhi Wasa agar dapat terhindar dari segala godaan duniawi.

Selain itu juga, Pura ini dapat difungsikan sebagai tempat kegiatan keagamaan, tempat melakukan kegiatan social kemasyarakatan. Semoga Pura ini dapat menjadi sarana pertumbuhan rohani umat sedharma di Teluk Bintuni,”harap Bupati.

Ketua Panitia Pembangunan Pura Bhuana Shanthi,Ir.I.D Putu Suratna,MM mengatakan, Pembangunan Pura ini dimulai dari tahun 2014. Sumber dana berasal dari para donator dan swadaya umat Hindu di Teluk Bintuni

Sementara Pemda Teluk Bintuni memberikan dana hibah sebesar Rp 1. 620.000.000(satu miliar,enam ratus dua puluh juta rupiah)untuk merampungkan sisah Pembangunan sebelumnya. Sehingga Pura ini sudah menghabiskan anggaran sebesar 2 miliar lebih.

Namun kata Putu, kedepan masih ada beberapa bangunan Pura dalam tahap pembangunan. Sehingga kedepan Pura ini juga menjadi salah satu aikon di Teluk Bintuni dalam rangka mewujudkan Teluk Bintuni sebagai miniatur keberagaman suku, budaya dan agama di tanah Sisar Matiti ini(Humas&Protokoler)