NPHD Diteken, Ini Anggaran Pilkada Teluk Bintuni 2020

Telukbintunikab.go.id-Dilangsir dari Bintuni,BM — Naskah Perjanjian Hibah Daerah(NPHD) untuk pemilihan kepala daerah serentak 2020 di Teluk Bintuni akhirnya disepakati, Besaran anggaran telah disepakati untuk KPU sebesar Rp 56 miliar lebih sementara Bawaslu Rp, 25 miliar lebih

Ketua KPUD Teluk Bintuni, Heri Harius Salamahu membenarkan NPHD untuk Teluk Bintuni telah disepakati dan ditandatangani antara KPU, Pemkab dan Bawaslu.

“Sesuai awal pengajuan KPU yakni, 60 miliar 900 juta lebih. Namun setelah dilakukan normalisasi, maka diturunkan menjadi RP 56 miliar lebih.

Tadi saat pertemuan tahap kedua dengan pemerintah daerah, maka nilainya berubah menjadi 56 miliar dan sudah ditandatangani,”.ujar Ketua KPU usai pembahasan anggaran dan penandatangan NPHD Pilkada Kabupaten Teluk Bintuni di aula Kantor Bupati, Senin (7/10/2019)

Lanjut Ketua KPU, dengan resmi dilakukan penandatangan ini, maka tahapan berikutnya akan diteruskan ke KPUD Provinsi sampai ke jenjang pusat. Dan kami sangat berterima kasih kepada pemerintah daerah yang sudah menyetujui permintaan ini dengan nilai yang begitu besar,sehingga KPU siap melaksanakan pilkada 2020.

Untuk tahap pertama anggaran yang sudah dicairkan sebesar Rp 2 miliar pada bulan Oktober 2019 ini dan sisahnya akan diterima bulan Januari dan Pebruari 2020.

Tahapan pilkada sudah dimulai dari bulan Oktober ini, seperti verifikasi dokumen dokumen, data dan administrasi administrasi lain yang harus disiapkan sampai bulan Januari 2020.

Sehingga dalam jangka beberapa bulan kedepan, kami akan gunakan dana 2 miliar yang sudah dicairkan tahap pertama ini untuk keperluan seperti yang dijelaskan tadi,”katanya

Kami berharap, pemkab konsisten kedepan dengan pencairan dana pilkada untuk tahapan tahapan berikutnya. Karena dari 56 miliar lebih tersebut, dicairkan dalam tiga tahap. Untuk itu sekali lagi kami berharap tidak terlambat dan disesuaikan dengan NPHD yang sudah ditandatangani bersama sehingga KPU tidak terkendalah terkait dana.

Sementara itu, Bupati Teluk Bintuni, Ir.Petrus Kasihiw,MT usai penandatangan NPHD kepada pers menjelaskan, sesuai ketentuan UU dan Keputusan KPU RI bahwa, Pilkada tahun 2020 akan dilaksanakan secara serentak, sehingga sesuai arahan dari Kemendagri bahwa, semua daerah yang melaksanakan Pilkada serentak harus menyiapkan anggaran dari APBD untuk menyukseskan pilkada serentak 2020.

Dan hari ini kita sudah tuntaskan semuanya dengan KPU dan Bawaslu, dimana dilakukan penandatangan berita acara dan ditindaklanjuti dengan dokumen NPHD. Intinya sudah final dan tinggal melaporkan ke pemerintah provinsi dan pusat, sehingga dimasukan dalam anggaran pilkada secara nasional.

Nah, untuk KPU yang kami setujui sekitar Rp 56 miliar lebih sedangkan untuk Bawaslu Rp 25 miliar lebih.

Tahapan inikan sudah dimulai dari tahun 2019 sampai 2020. Sehingga untuk tahap pertama persaiapan, baik KPU dan Bawaslu sudah dianggarkan di APBD Perubahan, diamana untuk KPU Rp 2 miliar dan Bawaslu Rp 1,5 miliar.

Saya berharap ini bisa dilaksanakan dengan baik dan kondisi keuangan daerah normal normal saja, sehingga semua pencairan pendukung bisa berjalan secara normal,”harap Bupati(Humas&Protokoler)