Tahun 2015 Terdapat 450 Program dan 1336 Kegiatan


Diposting: 2015-04-09

BINTUNI. Fraksi Golkar Bersatu pada sidang pembahasan APBD 2015 berpandangan agar unsur masyarakat dijadikan sebagai subyek atau pelaku pembangunan, sementara pemerintah adalah fasilitatornya. Dengan demikian diharapkan masyarakat mampu melaksanakan peran sertanya dalam proses pembangunan.

Buce H. Mabaoro dari Fraksi Golkar Bersatu mengungkapkan bahwa masyarakat memiliki peran utama dalam memberikan masukan kepada pemerintah melalui musyawarah perencanaan tingkat kampung dan distrik yang ditindak lanjuti dengan Musrenbang tingkat kabupaten. Selain itu peran aktif masyarakat yaitu sejak tahap perencanaan tersebut, terus berlanjut dalam melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan yang sedang berjalan. "Dengan begitu akan terjadi irama yang serasi, cara pandang dan komitmen yang teguh untuk membangun daerah ini menuju Bintuni baru harapan kita bersama," ujarnya. Menanggapi usulan ini, Bupati Teluk Bintuni melalui Sekretaris Daerah Drs. Wim Fymbay,MM menegaskan bahwa pihaknya menyambut baik pandangan partai Golkar terhadap posisi masyarakat sebagai pelaku pembangunan. Namun di sisi lain menurutnya perlu upaya bersama untuk mendorong kemampuan dan produktivitas masyarakat, antara lain mengajak masyarakat untuk mengubah cara pandangnya yang lebih positif dan mendorong produktivitas masyarakat agar tidak menjadi beban pembangunan tetapi sebaliknya masyarakat menjadi aset pembangunan daerah ini. Hal itu dikatakan sebagai bagian dari revolusi mental yang dilakukan di daerah.

Dikatakan pemerintah daerah menyetujui dan memahami cara pandang fraksi golkar yang menginginkan peran aktif masyarakat dalam proses pembangunan hingga pengawasannya. Menurtnya dalam forum musrenbang yang dimulai dari kampung, Distrik dan Kabupaten telah memberikan peluang kepada masyarakat untuk berpartisipasi. Dan dalam pelaksanaannya Musrenbang menganut kaidah dan prinsip partisipatif, botton up, top down dan teknokratif.

Wim menegaskan jika forum musrenbang telah dilaksanakan secara baik, maka diharapkan tidak ada lagi masyarakat yang mengajukan program secara sendiri-sendiri.

"Namun diharapkan apabila forum musrenbang dapat dilakukan secara benjenjang, maka seluruh aspirasi dan program strategis dari kampung, Distrik sampai Kabupaten harus dipandang sebagai forum bersama untuk merancang kebutuhan pembangunan. Sehingga tidak lagi ada masyarakat yang secara sendiri-sendiri mengajukan program. Karena kalau setiap orang mengajukan program, maka hampir dipastikan APBD tidak akan mampu menampung," tegasnya.

Pada tahun 2015 ini pemerintah daerah telah merencanakan pelaksanaan program sebanyak 450 yang terdiri dari 1336 kegiatan. Kesemua program dan kegiatan tersebut ditegaskan telah mengacu pada arah kebijakan serta target RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) tahun 2011- 2015. [arimurti].



Peta Situs | Kontak | Webmail
© Copyright Pemda Teluk Bintuni 2013. All Right Reserved
Kompleks Perkantoran Bupati, Jl. Bintuni - Manokwari, Distrik Manimeri
e-mail: info@telukbintunikab.go.id