Mengenal Gas Bumi


Diposting: 2007-03-16 01:20:28

Terdapat bermacam-macam jenis dan manfaat Gas yang ada disekitar kita, dari Oksigen yang diperlukan paru-paru untuk bernafas, Gas Hidrogen yang dapat digunakan untuk mengisi balon udara, Gas Bio yang dihasilkan dari sampah atau kotoran hewan yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar, Gas Bumi yang merupakan suatu hasil proses alami di dalam perut bumi selama berjuta-juta tahun, yang dalam kondisi tekanan dan suhu atmosfer mempunyai fase atau bentuk Gas yang dapat diperoleh dari proses penambangan, dan dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar, juga sebagai bahan baku untuk industri Petrokimia dan berbagai jenis Gas lainnya. Dengan adanya berbagai jenis Sumber Energi di sekitar kita, sejauh mana kita mengenal dan memahami Gas Bumi ?

Gas Bumi merupakan salah satu jenis bahan bakar fosil yang berbentuk Gas. Menurut para ahli Geologi, ahli Gas dan perminyakan, Gas Bumi terbentuk dari sisa-sisa binatang-binatang dan tanaman kecil laut yang mati 200 sampai 400 juta tahun yang lalu. Adapun proses terbentuknya bahan bakar ini dapat dijelaskan sebagai berikut: Pada saat binatang-binatang dan tanaman kecil lautan tersebut mati, kemudian tenggelam di dasar laut, selanjutnya tertimbun oleh lapisan pasir dan endapan lumpur. Setelah beberapa tahun, lapisan pasir dan lumpur tersebut menjadi tebal sampai beberapa meter, sisa-sisa binatang dan tanaman tersebut dapat menghasilkan tekanan yanga sangat besar dari energi yang disimpannya.

Gabungan dari tekanan dan panas yang dihasilkan oleh bumi dan sisa-sisa binatang dan tanaman tersebut dalam jangka waktu ratusan juta tahun dapat merubah campuran zat-zat Organik dari sisa-sisa binatang dan tanaman laut tersebut menjadi minyak atau Gas Bumi. Selanjutnya semakin banyak Gas Bumi yang terbentuk, menjadikan Gas tersebut terjebak dalam lapisan batu-batuan di dalam tanah dan lautan, seperti air yang menyerap di busa. Dari kumpulan jebakan-jebakan lapisan minyak dan Gas Bumi dalam batu-batuan, yang dikenal dengan Reservoir tersebut, akhirnya dapat ditemukan Gas atau Minyak Bumi. Gas Bumi yang ditemukan dalam suatu Reservoir, dapat dibedakan dalam Gas Asosiasi (Associated Gas) dan Gas non-Asosiasi (Non-Associated Gas). Gas Asosiasi adalah Gas Bumi yang terdapat bersama-sama dengan Minyak Bumi di dalam suatu Reservoir. Sedangkan Gas non-Asosiasi adalah Gas Bumi yang terdapat di dalam suatu Reservoir yang tidak mengandung Minyak Bumi dalam jumlah yang cukup besar.

Ditinjau dari lokasi Reservoir ditemukan Gas Bumi, dalam dunia perminyakan dan Gas Bumi dikenal dengan istilah Offshore dan Onshore. Offshore adalah lokasi Reservoir yang diusahakan atau dimanfaatkan untuk mendapatkan Gas atau Minyak Bumi yang berada di lepas pantai, sedangkan Onshore adalah lokasi Reservoir yang diusahakan atau dimanfaatkan untuk mendapatkan Gas atau minyak Bumi yang berada di darat. Untuk dapat dimanfaatkan, maka Gas yang terdapat dalam suatu Reservoir harus di Bor dari dalam perut bumi untuk dikeluarkan dan diolah, kemudian disalurkan ke konsumen agar dapat dimanfaatkan sebagai Sumber Energi, seperti untuk Memasak, sebagai bahan bakar Pembangkit Tenaga Listrik, bahan bakar untuk Industri dan juga dapat digunakan sebagai bahan baku di Industri pupuk dan Petrokimia.



Peta Situs | Kontak | Webmail
© Copyright Pemda Teluk Bintuni 2013. All Right Reserved
Kompleks Perkantoran Bupati, Jl. Bintuni - Manokwari, Distrik Manimeri
e-mail: info@telukbintunikab.go.id