Sejarah Teluk Bintuni

Kabupaten Teluk Bintuni dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2002 tentang PembentukanKabupaten Sarmi, Kabupaten Keerom, Kabupaten Sorong Selatan, Kabupaten Raja Ampat, Kabupaten Pegunungan Bintang, Kabupaten Yahukimo, Kabupaten Tolikara, Kabupaten Waropen, Kabupaten Kaimana, Kabupaten Boven Digoel, Kabupaten Mappi, Kabupaten Asmat, Kabupaten Teluk Bintuni, dan Kabupaten Teluk Wondama di Provinsi Papua (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 129).

Maksud dan tujuan utama pembentukan Teluk Bintuni sebagai sebuah entitas pemeritahan lokal yang berdiri sendiri antara lain adalah untuk mendekatkan pusat pelayanan umum dan mempercepat kesejahteraan masyarakat. Salah satu sarana untuk mencapai dua tujuan utama dimaksud adalah penyelenggaraan berbagai jenis bidang dan urusan pemerintahan yang sudah didesentralisasikan kepada daerah dan pelaksanaan APBD.

Sementara sejak dilakukan pemilihan Kepala Daerah yang berlangsung secar aman dan demokratis pada 2 Desember 2005, di Kabupaten Teluk Bintuni terbentuk Pemerintah Daerah Definitif dengan Drg. Alfons Manibui, DESS. sebagai Bupati dan Drs. H. Akuba Kaitam sebagai Wakil Bupati.

Dengan diterbitkannya PERDA Kabupaten Teluk Bintuni No. 3 Tahun 2007, wilayah kabupaten ini dikembangkan lebih lanjut menjadi 24 Distrik, 113 kampung dan 2 kelurahan.

Walaupun tergolong kabupaten yang masih muda, meski demikian wilayah ini berpotensi menjadi etalase pertumbuhan ekonomi di wilayah Provinsi Papua Barat.



Peta Situs | Kontak | Webmail
© Copyright Pemda Teluk Bintuni 2013. All Right Reserved
Kompleks Perkantoran Bupati, Jl. Bintuni - Manokwari, Distrik Manimeri
e-mail: info@telukbintunikab.go.id